Wednesday, 26 April 2017

PKS Kembali Memenangkan Pilkada

http://www.pkssalatiga.id/2017/04/putusan-mk-yaris-menang.html?m=1

Monday, 30 January 2017

Silaturahim & diskusi persiapan pemilu 2019 antara KPUD dengan DPD PKS Rembang

Beberapa point penting hasil silaturahmi dengan KPUD REMBANG :

1. PKS mengusulkan perubahan dapil di Rembang, dari 7 menjadi 5 dengan mempertimbangkan prinsip keadilan dan kemanfaatan proses demokrasi.

2. KPUD diharapkan terus melakukan komunikasi dan dialog konstruktif dlm rangka edukasi politik dan penguatan alam demokrasi yg jujur n bermartabat di Rembang.
3. Proses persiapan pemilu 2019 hendaknya dilakukan lebih dini agar parpol lebih siap saat proses verifikasi berlangsung
4. Apresiasi dan penghargaan diberikan untuk KPUD atas kegiatan jemput bola ke parpol serta kerja-kerja  nya selama ini








Tuesday, 24 January 2017

Aleg PKS Pertanyakan Diskriminasi Tentang Pencoretan Bendera Merah Putih

PERNYATAAN ALMUZZAMMIL YUSUF
PADA SIDANG PARIPURNA DPR RI, SELASA – 24 JANUARI 2017

Pimpinan dan Anggota DPR RI yang terhormat, serta hadirin sekalian.
Saya Almuzzammil Yusuf A 93 Dapil Lampung.

Pada sidang terhormat ini, perkenankanlah saya mengawali pernyataan saya ini dengan mengutip pasal 27 ayat 1 UUD Negara RI Tahun 1945:
"Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya."
Serta pasal 1 ayat 3 UUD Negara RI Tahun 1945 yang berbunyi:
"Negara Indonesia adalah negara hukum.”

Adapun ciri negara hukum adalah adanya supremasi hukum; persamaan di hadapan hukum : due process of law, peradilan yang bebas merdeka dan pengakuan HAM.

Dengan mengacu kepada dua pasal tersebut dan juga Fungsi Pengawasan DPR terhadap Pemerintah  pada pasal 20A UUD Negara RI Tahun 1945, maka saya ingin bertanya kepada Presiden Republik Indonesia dan Pejabat Penegak Hukum khususnya Kapolri tentang status para pembuat gambar atau tulisan di tengah bendera merah putih.
Saya tunjukkan ini gambar mereka satu persatu:
1. Konser Band bergambar Artis indonesia di tengah bendera merah putih.
2. Konser Band Dream Theatre di tengah bendera merah putih.
3..Konser Band Metalica di tengah bendera merah putih.
4. Para pendukung Ahok yg menuntut pembebasan Ahok dengan tulisan di tengah bendera merah putih.
5. Demostran yg menulis kata : "Kita Indonesia" di tengah bendera merah putih
6. Bendera merah putih yg bertuliskan kata "Laa Ilaha Illalloh" yang ditulis Sdr Nurul Fahmi (NF) .

Dari 6 gambar di atas hanya NF yang diproses hukum . Kabid Humas Polda Metro di media mengatakan ada atau tidak ada pelapor kasus NF akan diproses hukum. Pertanyaan saya bagaimana dengan 5 pelaku serupa? Mengapa mereka tidak diproses hukum. Bukti foto dan gambar ada dan jelas.

Pasal 24 pada UU 24 tahun 2009 menegaskan bahwa perbuatan penodaan Bendera negara tersebut harus ada niat jahat dan unsur kesengajaan. Sungguh tidak masuk nalar jika kata-kata mulia "Laa Ilaha Illalloh" dimaksud untuk menodai, menghina, dan merendahkan bendera negara sebagaimana dimaksud UU 24/2009.

Jangan sampai proses hukum yang sedang berjalan menggiring kesimpulan publik bahwa kata mulia "Laa ilaha Ilalloh" yang telah menemani para pejuang mengusir penajajah,  menjadi kata yang terlarang dan direndahkan di bumi Indonesia yang mayoritas muslim dan negara muslim terbesar di dunia.

Oleh karena itu pada ksmpatan ini saya ingin meminta kepada KAPOLRI untuk menegakkan prinsip negara hukum yakni:
1. Supremasi hukum bukan kekuasaan;
2. Persamaan WN dihadapan Hukum bukan perbedaan.
3. Penegakan hukum dengan menghormati aturan hukum. Bukan dengan melabrak aturan hokum. NF telah ditangkap aparat penegak hukum di tengah malam seperti seorang teroris dan bandar narkoba. Padahal dalam kasus NF harus dibuktikan unsur kesengajaan dan niat jahat.

Kepada Presiden RI  Bapak Jokowi, jangan sampai sejarah mencatat dalam kepemimpinan Bapak ada WN yg diproses hukum dengan cara tak patut hanya karena yang bersangkutan menulis kata Laa Ilaha Illolloh  pada Bendera Merah putih.

Untuk teman-teman Anggota DPR RI, saya yakin saya tidak sendiri dalam merasakan ketidak adilan terhadap proses hukum ini, saya yakin banyak anggota DPR yang merasakan hal yang sama. Untuk itu saya minta  teman-teman berdiri. Terima.kasih....
Saya tutup dengan ucapan: "Laa Ilaha Illalloh Muslim Cinta NKRI"

Wassalamualaikum Wr. Wb.


http://pks.id/content/di-paripurna-almuzammil-pertanyakan-diskriminasi-pencoretan-bendera-merah-putih

https://youtu.be/oLYkqmH4_tA

Friday, 6 January 2017

Hadi : Kenaikan Harga BBM Bisa Picu Penurunan Produktivitas Nasional

05 Januari 2017 | 13 : 33 wib

SEMARANG , PKS Jateng Online – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Jawa Tengah meminta pemerintah untuk membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak ( BBM ) bersubsidi yang mulai berlaku hari ini, Kamis (5 / 1 / 2017 ) .
Menurut wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah , Hadi Santoso , kenaikan harga BBM yang mendadak membuat masyarakat tidak siap , sehingga kemungkinan bisa memicu penurunan produktivitas nasional ."Sebaiknya pemerintahan Jokowi -JK membatalkan kenaikan harga BBM karena dampaknya akan sangat luar biasa," katanya di Semarang , Kamis ( 5 /1 / 2017 ).
Sebab, lanjut Hadi , belum ada skema baru yang ditawarkan Jokowi- JK untuk menjamin dampak kenaikan harga BBM sehingga tidak akan membuat masyarakat semakin terpuruk . Apalagi kenaikan harga BBM pastinya mempengaruhi kenaikan biaya transportasi ." Harga BBM akan turut mendongkrak ongkos transportasi yang harus dibayar oleh masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas seperti pengadaan barang atau jasa ," tuturnya.
Hal itu , kata Hadi , juga sekaligus membuat masyarakat melihat bahwa pemerintah tidak konsisten dalam persoalan BBM . Sebab, kata Hadi , pada bulan Desember 2016 , Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengatakan tidak menaikkan harga bahan bakar minyak jenis pelayanan publik (public service obligation/ PSO ) hingga Maret 2017 . Saat itu , pemerintah tetap menahan harga kendati tren harga minyak dunia tengah naik .
“ Namun ternyata hari ini , kita menyaksikan semua harga BBM , kecuali premium naik Rp 300 , ini kan seolah- olah masyarakat dipermainkan oleh kebijakan yang tak populis , kalau terus demikian, maka pemerintah bisa kehilangan trust dari masyarakat ,” papar legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS ) Jateng ini .
Menurut Hadi , kenaikan harga BBM yang terkesan mendadak ini membuat para pelaku usaha , terutama usaha kecil dan masyarakat kelas menengah kebawah akan kelabakan dan merasakan langsung dampaknya .
“ Presiden kan selama ini identik dengan presiden yang merakyat, jadi dengan kenaikan BBM yang mendadak ini akan menggerus trust kepada pemerintah , terutama presiden , disisi lain , masyarakat belum siap dengan kenaikan ini , sehingga akan berdampak kepada daya beli yang semakin turun ,” tegasnya .
Dikatakan Hadi , kenaikan tersebut berdasarkan alasan Pertamina bahwa kenaikan harga ini dilakukan karena perhitungan untung rugi dan kenaikan harga minyak mentah pasca sidang negara -negara pengekspor minyak (OPEC ) yang memutuskan untuk memangkas produksi .
“ Masyarakat yang terdiri dari berbagai ormas, komunitas sopir dan berbagai elemen Jateng lain hingga pagi ini (kamis -red ) komplain ,mengeluhkan kenaikan BBM yang mendadak tersebut , mereka kecewa dengan kenaikan BBM ini, ” pungkasnya .
Selama dua tahun memimpin , Presiden Jokowi sudah menaikkan harga BBM sebanyak lima kali dan menurunkan dua kali . Terakhir, presiden asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) itu kembali menaikkan harga BBM Rp 300 untuk semua jenis BBM kecali premium.
Sebagai informasi , penyesuaian harga BBM umum adalah jenis Pertamax Series , Pertalite, dan Dexlite . BBM jenis tersebut dinaikkan sebesar Rp300 per liter. Pertamina beralasan, kenaikan harga tersebut , seiring dengan kondisi harga minyak mentah dunia .
Untuk harga Pertamax di DKI Jakarta , dan seluruh provinsi di Jawa -Bali ditetapkan sebesar Rp 8 .050 per liter dari semula Rp 7 .750 per liter. Adapun , di daerah yang sama, Pertalite menjadi Rp 7 .350 per liter dari sebelumnya Rp 7 .050 per liter .
Sementara itu , Pertamina Dex dilepas diharga Rp 8 .400 per liter untuk wilayah DKI Jakarta , Banten , dan Jawa Barat , serta Rp 8 . 500 per liter untuk DI Yogyakarta, Jawa Tengah , dan Jawa Timur . Dexlite yang menjadi pilihan baru untuk produk diesel ditetapkan menjadi Rp 7 .200 per liter untuk Jawa -Bali - Nusa Tenggara .
( Ped )

Tuesday, 24 November 2015

PENGUAT RUHIYAH

Dari seluruh konsep (mafahim, manahij, dan wasail ) tarbiyah ruhiyah dapat disimpulkan bahwa terdapat dua faktor penguat ruhiyah:
1- ﺍﻟْﻤَﻔَﺎﻫِﻴْﻢُ ﺍﻟﺮُّﻭْﺣِﻴَّﺔُ
-2 ﺍﻷَﻋْﻤَﺎﻝُ ﺍﻟﺘَّﻌَﺒُّﺪِﻳَّﺔُ
Pemahaman ruhiyah dan amal-amal
ta’abbudiyah .
Kekuatan ruhiyah dibentuk oleh pemahaman ruhiyah di satu sisi dan di sisi lain oleh amalan-amalan.
Mafahim Ruhiyah
Mafahim ruhiyah secara sederhana seperti yang disimpulkan Ibnu Taimiyah dalam Al-Waabil As-Shayyib bahwa seluruh perjalanan hidup kita sebagai mukmin akan menjadi sempurna ketika kita ada dalam dua kaca mata yang berimbang:
ﻣُﺸَﺎﻫَﺪَﺓُ ﺍﻟْﻤِﻨَّﺔِ ﻭَ ﺍﻻِﻋْﺘِﺮَﺍﻑُ ﺑِﺎﻟْﻘُﺼُﻮْﺭِ
Mempersaksikan semua karunia yang diberikan Allah di satu sisi dan di sisi lain adalah pengakuan atas kelalaian-kelalaian kita. Antara apa yang kita persembahkan kepada Allah dengan apa yang diberikan Allah itu tidak pernah imbang. Kita menerima karunia Allah jauh lebih banyak dari amal yang kita persembahkan kepada Allah. Situasi inilah yang membuat kita berada di antara al-khauf war-raja (takut dan berharap), kesadaran yang berkesinambungan bahwa apa yang kita berikan tidak akan pernah bisa mencukupi atau mengimbangi karunia Allah.
Amal-amal Ta’abbudiyah
Dalam kesadaran seperti itulah intisari dari
wasail/a’mal tarbiyah ruhiyah terfokus pada tiga hal yaitu tilawatul quran, shalat, dan dzikir.
1. Tilawatul Qur’an
Ada dua bentuk tilawah:
ﺍﻟﺘِّﻼَﻭَﺓُ ﺍﻟﺘَّﻌَﺒُّﺪِﻳَّﺔُ ﻭَ ﺍﻟﺘِّﻼَﻭَﺓُ ﺍﻟﺘَّﺄَﻣُّﻠِﻴَّﺔُ
Tilawah ta’abbudiyah (tilawah ritual ibadah) dan tilawah ta-ammuliyah (tilawah perenungan).
Yang kedua, memperbanyak waktu untuk
tilawah ta-ammuliyah dengan melakukan pendekatan berbasis tematik, kita mulai membaca Quran dengan pendekatan ta-ammul (perenungan mendalam), dan mencoba melakukan istilham (mencari ilham/inspirasi) dari Al-Quran ini. Kita mencoba berimajinasi seperti dahulu Muhammad Iqbal dan Hasan Al-Banna melakukannya. Waktu beliau membaca Al-Quran, orang tuanya bertanya, “Apa yang kamu baca?” Saya sedang membaca Al-Quran. Lalu orang tuanya mengatakan, “Bacalah Al-Quran itu seolah-olah ia diturunkan kepadamu.” Karena Al-Quran ini diturunkan pada fase yang lama, tidak sekaligus, oleh karena itu unsur momentum menjadi penting dalam memahaminya. Dan momentum-momentum itu diciptakan oleh Allah berulang dalam kehidupan manusia sehingga kemungkinan kita melakukan qiyas (analogi) kepada momentum-momentum itu sangat banyak walaupun tidak persis sama kejadiannya, tetapi kita tetap bisa mendapatkan ilham dari situ, karena Al-Quran dating dengan kaidah-kaidah umum dan tidak tergantung kepada kekhususan sebab peristiwa turunnya. Kaidahnya adalah:
ﺍﻟْﻌِﺒْﺮَﺓُ ﺑِﻌُﻤُﻮْﻡِ ﺍﻟﻠَّﻔْﻆِ ﻻَ ﺑِﺨُﺼُﻮْﺹِ ﺍﻟﺴَّﺒَﺐِ
Ibrah dari ayat itu adalah dengan keumuman lafazhnya (teksnya) dan bukan dengan kekhususan sebab turunnya.
Konteks turunnya penting untuk memberikan ilham dalam menemukan kesamaan, tetapi ibrahnya tetap berlaku umum. Surat-surat Al-Quran itu memiliki kedekatan-kedekatan antara satu dengan lainnya. Seperti surat Al-Anfal, At-Taubah, Muhammad dan Al-Fath adalah surat-surat jihad dari sisi tema suratnya.
Contoh lain adalah ketika kita memperhatkan kata al-makr (makar) di dalam Al-Quran, maka ayat-ayatnya menjelaskan bagaimana konstruksi konseptual dari makar itu dalam tinjauan Al-Quran. Salah satu yang menarik bahwa semua makar yang disebutkan dalam Al-Quran selalu dihubungkan dengan sifat Allah yang terkait dengan al-qudrah (Kemahakuasaan Allah) dan selalu diletakkan dalam konteks al-qadha wal qadar , supaya kita membaca tentang makar manusia sehebat apapun, tetapi kendali alam semesta ini tetaplah dalam kekuasaan Allah:
ﻭَﻻ ﻳَﺤْﺴَﺒَﻦَّ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﺳَﺒَﻘُﻮﺍ ﺇِﻧَّﻬُﻢْ ﻻ ﻳُﻌْﺠِﺰُﻭﻥَ
Dan janganlah orang-orang yang kafir itu mengira, bahwa mereka akan dapat lolos (dari kekuasaan Allah). Sesungguhnya mereka tidak dapat melemahkan (Allah).
Begitu juga ayat-ayat yang terkait dengan fakta-fakta alam raya, seperti angin yang dijelaskan sebagai salah satu tentara Allah, oleh karena itu sains tidak pernah punya ilmu pasti tentang arah angin, tetapi selalu perkiraan, karena Allahlah yang yusharrifuhu (mengarahkannya) sekehendak-Nya. Bahwa setiap benda ada malaikat yang mengurusnya, waktu kita naik pesawat melalui turbulence, ada malaikat yang khusus mengatur akan dibawa ke mana angin itu.
Pembacaan dan perenungan seperti ini akan meningkatkan penghayatan kita dan dengan sendirinya akan memberikan kepada kita pencerahan ruhiyah, terutama saat kita menghadapi begitu banyak syubuhat (hal-hal yang kabur), atau berhadapan dengan keadaan kritis. Efek dari penghayatan itu akan muncul di saat-saat seperti itu. Dialah yang memberikan kita kepastian, dialah yang juga memberikan kita keteguhan.
Kita harus rajin membaca kitab tafsir yang alhamdulillah beberapa referensi utamanya sudah diterjemahkan karena gerakan terjemah selama 20 tahun ini luar biasa kemajuannya.
2. Shalat
Shalat adalah imaduddin atau tulang punggung dari tadayun (religiusitas) kita. Aplikasinya adalah kira-kira jumlah rakaat shalat wajib dan sunnah yang kita lakukan sehari berjumlah 42 rakaat: 17 rakaat shalat 5 waktu, 10 rakaat sunnah rawatib (2 sebelum zhuhur, 2 sesudah zhuhur, 2 sesudah isya dan 2 sebelum subuh), 4 rakaat dhuha, 11 rakaat qiyamul lail.
Yang faraidh (wajib) harus berusaha melaksanakannya berjamaah di masjid atau di kantor atau di perjalanan, agar kita mendapat penggandaan pahala dan keutamaannya. Lalu berusaha menjaga 10 rakaat yang rawatib tadi dan selalu kita menjadikannya sebagai standar.
Yang penting dari ibadah-ibadah ini adalah al-muwazhabah (kesinambungan). Jika kita belum kuat shalat qiyam dengan waktu dan bacaan yang lama, lakukanlah terus-menerus meski dengan surat-surat pendek. Nanti secara perlahan-lahan pasti akan menemukan kekuatan-kekuatan baru untuk melakukannya lebih lama. Kalau kita tidak bisa melakukan 11 rakaat, witirnya kita tambah dari 3 menjadi 5 rakaat, naik menjadi 7 dan seterusnya. Sekali lagi yang penting adalah kesinambungan. Insya Allah kalau kita melaksanakan tilawah dan shalat secara berkesinambungan seperti ini kita akan mempunyai tingkat stabilitas ruhiyah yang bagus.
3. Dzikir Muthlaq
Dzikir mutlak berupa istighfar seratus kali atau seribu kali, la ilaha illallah seratus atau seribu kali. Dzikir mutlak ini harus diperbanyak untuk mengimbangi wirid-wirid yang kita baca dalam sehari.
Sebenarnya dzikir adalah tools untuk menjaga ingatan kita kepada tujuan akhir. Kalau
wazhifah kubra ( al-ma’tsurat) adalah ijtihad Imam Syahid Hasan Al-Banna mengumpulkan doa-doa yang bertebaran dari sekian banyak hadits dikumpulkan jadi satu dan dianjurkan untuk dibaca pagi dan petang.
Inilah tiga sarana utama tarbiyah ruhiyah untuk memberikan energi yang cukup dalam memikul beban dan energi untuk melawan musuh Allah.
Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Friday, 13 November 2015

SANG MUROBBI ITU TELAH BERPULANG (dr.H.Rochmat Isnaini)

PKS Rembang – Mendung tebal dan hujan turun di langit kabupaten Rembang, Kamis (12/11/2015) seakan menjadi sebuah pertanda, bahwa segenap keluarga besar
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sedang berduka. Adalah Rochmad Isnaini, seorang dokter sekaligus pejuang dakwah dari tanah Rembang, sekitar pukul 07.40 WIB menghadap ke haribaan Sang Khalik untuk selama-lamanya.
Menurut Sekretaris Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah, Ikhsan Mustofa, yang juga sahabat karib Rahmat, seperti yang dikutip PKS Jateng Online , ihwal kepergian Rochmad .
“Awal sakit adalah bulan Ramadhan lalu, meski beliau berprofesi sebagai dokter, dan sudah tahu obat untuk sakit yang dideritanya, namun kali ini obatnya malah membuat alergi, melepuh sekujur tubuh, bahkan beliau tidak bisa terpejam saat puncak sakitnya di Tangerang,” ujar Ikhsan.
Setelah melakukan pengobatan di Tangerang, Ikhsan menceritakan ada perkembangan yang cukup baik, dimana Rahmat yang pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang 2009-2014 ini akhirnya dibawa pulang ke Rembang.
“Namun, pada akhir Oktober kemarin ngedrop lagi dan dibawa ke RS Telogorejo, terakhir indikasi paru-paru basah, tapi hingga 10 hari di Telogorejo tidak ada perubahan positif, dan keputusan keluarga ditarik untuk dipindah ke RSUD di Boyolali dengan alasan dekat dengan tempat kelahiran beliau,” jelas pria yang juga anggota DPRD Jateng dari Daerah Pemilihan III (Pati, Rembang dan Blora) ini.
Pada akhirnya, Ikhsan menuturkan bahwa sahabat karibnya itu dikehendaki Allah SWT untuk kembali ke pangkuannya, Kamis (12/11/2015) sekitar pukul 07.40 WIB. Rochmad diketahui menderita penyakit eritroderma yang disebabkan karena alergi antibiotik.
“Banyak kenangan dakwah yang beliau torehkan, beliau adalah sang pembabat alas di kabupaten Rembang, hingga capainnya mengantarkan tiga aleg kabupaten, meski saat ini tinggal satu aleg Provinsi dan pusat, untuk Provinsi saya sendiri dan pusat adalah Gamari Sutrisno,”tandasnya.

Dikutip dari PKSiana